Buka-bukaan: Antara Saya dan Fiverr (Part 1)

bisnis online
Sumber: angpao.id

Mendengar kata bisnis online, siapa yang tidak tertarik untuk mempelajarinya. Kecuali orang-orang yang tidak mengerti dan tidak mau mengikuti perkembangan jaman yang semakin kesini semakin cepat kemajuannya.

Termasuk saya. Maksudnya, saya juga orang yang tertarik, bahkan sangat antusias untuk mempelajari untuk akhirnya bisa menghasilkan uang dengan cara berbisnis online. Seperti yang saya sebut dalam catatan saya yang berjudul Cita-cita Saya: Sebuah Piramida bahwa salah satu cita-cita saya adalah menjadi netpreneur.

Bayangkan saja, ketika kebanyakan orang harus kerja keras dengan pergi pagi dan pulang larut malam untuk mengumpulkan uang demi menghidupi anak-istri, para pelaku bisnis online tetap di rumah bersama keluarganya dan hanya duduk manis di depan komputer, laptop, atau hanya dengan smartphone.

Gerakin jari sedikit,  uang pun masuk ke rekeningnya.

bisnis online
Sumber: www.etalasebisnis.com

Tapi, walaupun tujuan seseorang belajar berbisnis online adalah untuk percepatan dan kemudahan dalam mencari nafkah, pada kenyataannya, mempelajarinya bisa dikatakan cukup sulit dan butuh waktu dan kesabaran yang tinggi bagi sebagian orang.

Bisnis online itu luas cakupannya. Berbisnis online pun banyak caranya. Misalnya dengan menjadi publisher, jadi affiliate marketer, jualan secara online; baik jualan produk fisik maupun nonfisik, atau bahkan jualan jasa.

Sumber: nakamuraagatha.com

Saya sendiri, selama 3 tahun terakhir ini alhamdulillah bisa menghasilkan sampai ratusan dollar setiap bulannya hanya dengan menjual jasa desain grafis yang sebenarnya saya pelajari secara otodidak.

Saya ulangi, secara otodidak. Itupun hanya dengan satu software. Adobe Photoshop tok. Bayangkan, betapa sedikit modal yang saya punya untuk bisa mendapatkan uang dengan berbisnis online.  Kamu pun sebenarnya juga bisa, atau mungkin, memang sudah mastah. Ampun suhu…

Sekedar berbagi, saya menjual jasa desain grafis saya di sebuah situs online service marketplace atau pasar jual beli jasa secara online yang saat ini sudah tumbuh begitu besar dan mendunia dengan harga khas 5 dollar-nya.

Dia adalah Fiverr.com

Sumber: nulledlab.com

Mungkin kamu tahu apa itu Fiverr, tapi mungkin juga belum. Untuk itu, mari kita kenalan lagi dengan Fiverr.

Apa itu Fiverr?

Fiverr.com adalah pasar jasa online dunia di mana para pembeli dan penjual jasa dipertemukan. Perusahaan Fiverr ini didirikan oleh sepasang co-founder bernama Shai Wininger dan Micha Kaufman  pada tahun 2009.

Situs ini pada umumnya digunakan oleh para freelancer untuk menjual jasa sesuai dengan bidang mereka masing-masing. Saat ini, sudah lebih dari 3 milyar jasa yang diposting di Fiverr.com dengan harga berkisar antara $5 sampai dengan $500.

Uniknya, jasa atau pekerjaan yang diposting di situs ini pun dinamai Gig. Dan harga dari setiap Gig yang diposting oleh para penjual harus kelipatan dari $5. Sesuai jargon mereka, “The World’s Leading $5 Marketplace!“.

Bagaimana cara kerja Fiverr.com?

Kalau kamu adalah seorang pebisnis yang mencari layanan jasa, Fiverr.com adalah marketplace yang aman. Dengan sistem rekber atau rekening bersamanya, Anda dapat menikmati layanan apapun yang disediakan oleh freelancer dari seluruh penjuru dunia dengan harga mulai dari $5.

Caranya mudah. Seperti slogannya Fiverr, yaitu “Browse, buy, done.“, kamu tinggal mencari penjual-penjual jasa lewat kategori atau kolom pencarian, klik order sesuai dengan yang kamu butuhkan, dan selesai.

Sedangkan kalau kamu seorang penjual jasa lepas atau freelancer, kamu bisa posting layanan kamu secara gratis!

Untuk mulai berdagang di Fiverr, kamu tak perlu mengeluarkan kocek. Tapi, walaupun begitu, sesuai aturan main di Fiverr, setelah mendapatkan pembeli, pendapatan kamu akan dipotong 20% sebagai fee dari Fiverr.

Bersambung ke Buka-bukaan: Antara Saya dan Fiverr Part 2.

2 thoughts on “Buka-bukaan: Antara Saya dan Fiverr (Part 1)

Leave a Comment