Buka-bukaan: Antara Saya dan Fiverr (Part 2)

Sumber: digitalkalyan.com

Setelah sebelumnya pada Part 1 saya menjelaskan tentang Fiverr, dalam part 2 ini saya akan menceritakan bagaimana saya tahu Fiverr, bagaimana proses saya mulai dari membuat Gig pertama dan mendapatkan pembeli pertama. Let’s get started!

Mau Beli Malah Jualan

Sumber: business-opportunities.biz

Dulu, jauh sebelum saya mendengar kata “Fiverr”, saya mencoba berbagai macam bisnis online yang saya temukan di halaman pertama Google.

Mulai dari investasi online, paid to click, blogging, multi level marketing online, arisan online, sampai tertipu berkali-kali, dan sedikit mencicipi rasanya menipu. Naudzubillah…

Sumber: ebooksupreme.com

Tapi, karena antusias dan rasa penasaran saya yang saat itu begitu kuat, saya terus mencoba dan mencoba lagi.

Suatu ketika, saya membaca ebook tentang online arbitrage. Dikutip dari Wikipedia, arbitrage atau Bahasa Indonesianya arbitrase dalam dunia ekonomi dan keuangan adalah praktik untuk memperoleh keuntungan dari perbedaan harga yang terjadi di antara dua pasar keuangan.

Sebenarnya, itu ebook yang saya dapatkan dari situs kerja online abal-abal yang pernah saya daftar.

Dalam ebook tersebut diajarkan bagaimana kita mencari produk atau jasa di pasar online yang murah dan menjualnya pasar online lain dengan harga yang lebih tinggi.

Salah satu pasar online yang menjual jasa yang murah adalah Fiverr. Makanya, saya menuju Fiverr untuk mencari produk untuk saya kemas ulang dan dijual lagi di pasar lain yang standar harganya  lebih tinggi.

Tapi, setelah melihat-lihat, justru saya tertarik untuk menjadi salah satu pelapak di Fiverr. Saya melupakan tujua utama saya dan beralih jalan menjadi Fiverr Seller.

Gig Pertama Saya

Sumber: anywherenanytime.com

Karena baru memulai, tentu saja saya belum tahu apa yang bisa saya jual di Fiverr. Saya mencari informasi di berbagai situs, melakukan riset, bergabung di forum, dan menghubungi beberapa penjual di Fiverr untuk sekedar berkonsultasi.

Alhasil, karena saya agak sedikit bisa menggunakan Adobe Photoshop, saya menerbitkan Gig pertama saya yang menawarkan jasa manipulasi foto. Dilanjutkan dengan beberapa Gig lain di berbagai kategori.

Namun, karena saya masih pemula dan belum ada pengalaman, Gig saya tidak ada yang membeli, hingga lebih dari satu bulan.

Sumber: tuleburg.co

Setelah mencari-cari ide tentang apa yang bisa saya jual, tentunya yang sesuai dengan kebutuhan pasar, dan juga bisa saya penuhi dengan kemampuan yang saya punya, akhirnya saya mendapatkan pembeli pertama saya.

Jasa yang saya tawarkan di Gig yang saya buat ini memang merupakan hal baru dan belum ada yang menjual di situs jual beli jasa online ini.

Saya menawarkan jasa membuat stempel digital. Maksudya, saya hanya mendesain stempel sesuai dengan yang diinginkan pembeli untuk digunakan secara digital. Saya mengirimkan hasilnya dalam bentuk gambar berformat PNG dan JPG untuk harga dasar $5, dan memberikan source file atau file masternya dalam format PSD untuk harga yang lebih tinggi.

Sumber: saxoprint.co.uk

Seperti kebanyakan orang ketika meraih suatu tahap yang lebih tinggi, saya merasa senang dan bersyukur karena usaha saya mulai menunjukkan hasil yang positif.

Saya berusaha melayani pembeli saya dengan baik untuk mendapatkan testimoni positif yang dibutuhkan dalam membangun reputasi di Fiverr.

Sumber: learntogrowwealthonline.com

Bersambung ke Buka-bukaan: Antara Saya dan Fiverr (Part 3), saya akan cerita tentang bagaimana saya akhirnya dihargai sebagai Fiverr Rising Star dan berpenghasilan ratusan dolar per bulan.

Saya juga akan membagikan beberapa tips yang akan memudahkan kamu untuk menghasilkan uang di Fiverr, serta memperlihatkan laporan pendapatan saya dari Fiverr sebagai motivasi buat kamu.

Tunggu kelanjutannya.

Tinggalkan komentar